Monday, 29 March 2021

Bab Getaran, Gelombang dan Bunyi

 Assalamu'alaikum....

Semangat Pagi!!

Apa kabar para siswa? Semoga para siswa sekalian senantiasa dalam keadaan sehat dan mendapat perlindungan dari Allah Swt. Kita masih melanjutkan belajar di rumah, stay at home. Meskipun harus tetap tinggal di rumah, jangan menurunkan semangan belajar kalian... tetap semangat!!

Pada kesempatan kali ini, kita akan mempelajari materi ke lima yakni Getaran, Gelombang, dan Bunyi dalam Kehidupan Sehari-hari.

GETARAN, GELOMBANG, DAN BUNYI 1

Pernahkah kamu mendengar tentang USG? USG adalah salah satu peralatan medis yang dapat digunakan untuk mendeteksi keadaan janin dalam kandungan. Alat ini bekerja dengan cara memanfaatkan pantulan gelombang ultrasonik yang dipancarkan ke rahim ibu hamil. Bagaimana sistem kerja USG? Tentu kamu ingin mengetahuinya bukan? Oleh karena itu, ayo kita pelajari materi ini dengan penuh semangat!

A. Getaran, Gelombang, dan Bunyi

1. Pengertian Getaran

Getaran adalah gerak bolak-balik suatu benda secara periodik melalui titik setimbangnya. Dalam konsep getaran dikenal beberapa besaran penting, yaitu simpangan, amplitudo, frekuensi, dan periode.

2. Amplitudo Getaran

  • Satu getaran merupakan gerak benda kembali ke suatu titik yang dipakai sebagai titik awal gerakan.
  • Simpangan adalah jarak benda yang digetarkan dari titik setimbangnya.
  • Amplitudo adalah adalah simpangan terbesar dari titik setimbang.

3. Frekuensi dan Periode Getaran

  • Frekuensi adalah banyaknya getaran yang dilakukan tiap satu satuan waktu.
  • Periode getaran adalah waktu yang dibutuhkan untuk melakukan satu kali getaran.

B. Pengertian Gelombang

Gelombang adalah getaran yang merambat dengan membawa energi dari suatu tempat ke tempat yang lain.

1. Jenis-jenis Gelombang

Berdasarkan medium perantaranya, gelombang dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. Gelombang mekanik adalah gelombang yang memerlukan medium untuk merambat. Contoh: gelombang pada tali, gelombang air laut, dan gelombang bunyi.

b. Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang dapat merambat tanpa melalui medium. Contoh: gelombang cahaya, gelombang radio, dan sinar-X.

 

Berdasarkan amplitudonya, gelombang dibedakan menjadi dua, yaitu:

a. Gelombang berjalan adalah gelombang yang memiliki amplitudo tetap. Contoh: gelombang yang terjadi pada tali yang dihubungkan dengan pegas yang bergetar.

b. Gelombang diam (stasioner) adalah gelombang yang memiliki amplitudo yang berubah-ubah. Gelombang stasioner terjadi karena perpaduan antara gelombang datang dan gelombang pantul yang memiliki frekuensi dan panjang gelombang sama. Contoh: gelombang pada dawai gitar dan biola.

 

Berdasarkan arah getarnya, gelombang dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

a. Gelombang transversal adalah gelombang yang arah rambatnya tegak lurus dengan arah getarnya. Gelombang transversal dapat diamati pada tali yang digerakkan ke atas dan ke bawah, akan terlihat arah getarannya adalah naik-turun sedangkan arah rambatnya menuju ke depan atau tegak lurus arah getar.

Panjang gelombang (ƛ) suatu gelombang transversal didefinisikan sebagai:

  • panjang satu lembah gelombang dan satu bukit gelombang atau
  • jarak antara dua puncak yang berdekatan atau
  • jarak antara dua lembah yang berdekatan.

Contoh gelombang transversal antara lain gelombang permukaan air, gelombang radio, dan gelombang pada tali.

b. Gelombang longitudinal adalah gelombang yang  arah getarannya berimpit dengan arah rambatnya. Pada gelombang longitudinal terdapat rapatan dan renggangan.

Panjang gelombang (ƛ) suatu gelombang longitudinal didefinisikan sebagai:

  • jarak satu rapatan dan satu renggangan atau
  • jarak antara dua rapatan yang berdekatan atau
  • jarak antara dua renggangan yang berdekatan.

 

2. Periode, Frekuensi, dan Cepat Rambat Gelombang

Gelombang merupakan getaran yang merambat. Dalam pembahasan gelombang juga dikenal istilah frekuensi, periode, panjang gelombang, dan cepat rambat gelombang.

3. Pemantulan Gelombang

Gelombang memiliki sifat atau karakteristik tertentu. Sifat gelombang tersebut antara lain:

  • dapat dibiaskan,
  • dapat terpolarisasi,
  • dapat mengalami interferensi,
  • dapat mengalami difraksi, dan
  • dapat mengalami pemantulan.

Contoh pemantulan gelombang dan pemanfaatannya adalah sebagai berikut.

  • Gelombang air laut dipantulkan oleh pantai sehingga ada gelombang air laut yang menuju ke tengah laut.
  • Gelombang bunyi dipantulkan oleh dinding atau tebing sehingga terjadi gema.
  • Pemantulan gelombang bunyi oleh dasar laut dapat dimanfaatkan untuk menentukan kedalaman laut dengan menggunakan sistem sonar.
  • Pemantulan gelombang elektromagnetik oleh suatu benda dapat dimanfaatkan untuk mendeteksi benda tersebut dengan menggunakan sistem radar.